 |
| skutel makaroni isi sayur dan keju, cock untuk bekal snack ananda. poto pribadi dapur rebellina |
Di rumah saya, tak ada yang menolak kalau saya bilang ingin masak makaroni, kecuali saya sendiri dan Fatih. Fatih sih emang pengecualian, karena menu pilihannya terbatas banget. Fatih memang picky eater, tapi walau terkesan sulit, menu makannya justru paling mudah, yakni tempe goreng kering atau goreng tepung. Sayanya aja yang sampe bosan harus menyediakan menu itu tiap hari untuknya. Eh, kok jadi bicara kesukaan Fatih. Itu postingan buat lain waktu aja deh :)
Jadi, balik ke cerita makaroni nih. Saya sih tidak begitu suka dengan makaroni, tapi beda dengan Kaka Sya, Ai dan Dek Zulfikar. Bisa dibilang makaroni mania. Mau sekedar digoreng seperti masak mi goreng, mereka suka. Apalagi dibikin skutel, ada kejunya pula. Wah.., seharian makan itu tanpa nasi sih mereka tidak keberatan.